Dear Allah
Hai Tuhan.. aku adalah hambamu yang
paling banyak mengeluh . apakah engkau sibuk? Semoga saja ditengah kesibukanmu
mengurus berbagai hal bagi umatmu masih ada kesempatan untuk mendengar. Kali
ini aku ingin mengeluh.. ah tidak kali ini aku hanya ingin bercerita dan bersandar
didekatmu. Biarkan kali ini didalam sujudku, aku menumpahkan segala keluh
kesahku dan bermanja dipelukanmu. Karena terkadang aku tidak tahu harus pada
siapa aku mengadu selain padamu. Pada siapa lagi aku harus memohon jika bukan
padamu. Darimana lagi aku bisa mendapat kekuatan jika bukan dariMU.
Tiap hari hidup semakin tidak mudah ,
bahkan semakin dewasa hidup semakin begitu rumit. Ada banyak hal yang belum aku
mengerti. Kenapa aku terlahir , bagaimana aku menjalani masa-masa sulit , akan
seperti apa masa depanku? Mau jadi apa aku nantinya? Sampai akan bersama siapa
aku kelak? Tapi satu yang pasti aku tahu bahwa kamu ADA , slalu ada untukku.
Walau pasti mengurus hamba seperti mengesalkan. Kamu satu-satunya yang menjadi
akhir pencarian. Kamu satu-satunya tempat mengadu paling hebat. Meski hanya
lewat do’a entah bagaimana hal itu membuatku merasa begitu dekat denganmu. Kamu
yang paling bertahan untuk mengurus masalah-masalah yang ku lakukan.
Akulah hamba yang paling mengesalkan.
Meminta banyak hal padamu namun jarang sekali menyapamu disaat-saat yang
seharusnya sudah kita sepakati. Aku yang sering lupa padamu disaat sibuk
mengejar dunia. Aku yang terus lupa padamu saat bahagia bersama teman yang
belum tentu bersamaku disaat sedih. Sementara kamu? Meski aku berjalan menjauh
pada kehidupan penuh dosa, kamu slalu menunggu untuk kembali . kamu yang slalu
datang berlari saat aku memanggilmu .
aku baru akan datang ketika terluka, sakit hati bahkan menangis sampai gemetar.
Namun kamu slalu ada! Janjimu slalu adil Tuhan.. kamulah satu-satunya tempat terpantas
untuk mengadu. Kamulah satu-satunya tempat bertahan paling aman namun sering
kali kamu menjadi tempat pilihan berlindung disaat terakhir. Sahabat, kekasih
bahkan keluarga mampu meninggalkan dan berkhianat. Namun kamu? Slalu murah hati
dan sabarr hingga memilih untuk tidak beranjak dariku.
Kadang saat melihat perjalananku selama
hidup aku sering bertanya mau kau bawa kemana aku? Aku sulit mengerti untuk
hal-hal yang seharus nya dapat aku pahami. Tapi aku hanya memohon ajari aku
untuk percaya bahwa kau tidak akan pernah meninggalkanku. Kau membiarkanku melalui
banyak hal. Kau juga membiarkanku mencicipi banyak pengalaman hidup yang kadang
membuatku semakin menjauh darimu. Menjatuhkan ku pada berbagai ujian agar aku
semakin kuat menjalani hidup. Membiarkan ku berjalan tanpa arah. Banyak orang
yang kukenal, banyak tempat yang kudatangi dan jalan hidup terasa semakin tidak
jelas. Sering kali pertanyaan yang sama kuajukan melalui do’a sebenarnya aku
ini mau dibawa kemana? Kenapa kamu meluluskan ku dijurusan sains bukannya
bahasa atau sikolog saja? Aah yaaa aku hanya berfikir mungkin saja ini yang
terbaik bagiku, mungkin kau akan menolongku. Namun kenapa kau membiarkanku
jatuh berkali-kali? Membuatku ragu apakah ini memang jalan yang benar?
Tolong ajarkan aku percaya bahwa kamu
punya rencana terbaik untukku. Akan aku kurangi kegemaranku mengeluh disosial
media. Curhat sana sini berharap akan ada yang memahami meski aku tahu akan
sulit bagi mereka untuk mengerti yang tidak pernah mereka rasakan. Karena
sesungguhnya padamu sudah cukup menjadi tempat sandaran. Akan aku lepaskan satu
persatu pertanyaanku yang belum terjawab. Akan aku coba untuk menenangkan hati
yang penuh kecemasan ini. Kemudian aku serahkan semua pertanyaan dan harapanku
padamu. Aku akan diam hingga kau benar-benar memberi jawaban yang pasti padaku.
Ini hakmu tuhan ingin membantuku bagaimana , dengan cara macam apa. Jika hidup
ibarat roda ku tahu suatu saat kau akan menempatkan aku dibagian atas roda
kehidupan. Aku hanya akan diam saja, mengikuti jalan cerita yang sudah kau
tuliskan untukku. Kali ini aku akan belajar untuk lebih percaya dan berserah
pada keMahaan-Mu
Terkadang mungkin aku menjadi hamba
yang pembangkang dan sok tahu . sementara kau adalah jawaban paling akurat
didunia. Tolong jangan berpaling dariku. Tolong terus bantu aku dan menjadi
sandaran hingga akhir karena aku akan slalu membutuhkanmu hingga akhir hidupku.
Aku tahu tidak mudah menjadimu Tuhan ,
yang mengurusi banyak hal keluh kesah dari hambamu, apalagi hamba yang sering
melupakan mu sepertiku. Hamba yang hanya mengingatmu ketika seluru dunia
mengkhianati. Hamba yang disaat terakhir baru akan percaya bahwa kuasamu
melebihi segalanya. Aku akan terus kembali dan kembali lagi padaMu. Tolong
berikan pasangan terbaik yang mau berbagi banyak hal dengan ikhlas padaku. Entah
siapa yang akhirnya akan aku bawa bersama menemuimu kamulah yang paling tahu
untuk hal itu. Satu hal yang aku tahu kamu pasti akan memberikan pasangan
terbaik yang akan membimbingku untuk lebih dekat padaMu Tuhan.
Tolong bantu aku mengerti hal-hal yang
sulit bagiku. Tolong jangan pernah lelah mendengar keluhanku karena aku akan
slalu kembali paadamu Tuhan..
Salam
sayang,
Hambamu
yang mencintaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar