Entri yang Diunggulkan

Hijab ku untuk ALLAh SWT

Assalamu’alaikum muslimah cantik :) Ingin baca cerita? Aku akan bercerita Suatu hari ada seorang gadis gaul nan modis yang meyakinkan d...

Jumat, 16 Desember 2016

a letter for Allah

Dear Allah
Hai Tuhan.. aku adalah hambamu yang paling banyak mengeluh . apakah engkau sibuk? Semoga saja ditengah kesibukanmu mengurus berbagai hal bagi umatmu masih ada kesempatan untuk mendengar. Kali ini aku ingin mengeluh.. ah tidak kali ini aku hanya ingin bercerita dan bersandar didekatmu. Biarkan kali ini didalam sujudku, aku menumpahkan segala keluh kesahku dan bermanja dipelukanmu. Karena terkadang aku tidak tahu harus pada siapa aku mengadu selain padamu. Pada siapa lagi aku harus memohon jika bukan padamu. Darimana lagi aku bisa mendapat kekuatan jika bukan dariMU.
Tiap hari hidup semakin tidak mudah , bahkan semakin dewasa hidup semakin begitu rumit. Ada banyak hal yang belum aku mengerti. Kenapa aku terlahir , bagaimana aku menjalani masa-masa sulit , akan seperti apa masa depanku? Mau jadi apa aku nantinya? Sampai akan bersama siapa aku kelak? Tapi satu yang pasti aku tahu bahwa kamu ADA , slalu ada untukku. Walau pasti mengurus hamba seperti mengesalkan. Kamu satu-satunya yang menjadi akhir pencarian. Kamu satu-satunya tempat mengadu paling hebat. Meski hanya lewat do’a entah bagaimana hal itu membuatku merasa begitu dekat denganmu. Kamu yang paling bertahan untuk mengurus masalah-masalah yang ku lakukan.
Akulah hamba yang paling mengesalkan. Meminta banyak hal padamu namun jarang sekali menyapamu disaat-saat yang seharusnya sudah kita sepakati. Aku yang sering lupa padamu disaat sibuk mengejar dunia. Aku yang terus lupa padamu saat bahagia bersama teman yang belum tentu bersamaku disaat sedih. Sementara kamu? Meski aku berjalan menjauh pada kehidupan penuh dosa, kamu slalu menunggu untuk kembali . kamu yang slalu datang  berlari saat aku memanggilmu . aku baru akan datang ketika terluka, sakit hati bahkan menangis sampai gemetar. Namun kamu slalu ada! Janjimu slalu adil Tuhan.. kamulah satu-satunya tempat terpantas untuk mengadu. Kamulah satu-satunya tempat bertahan paling aman namun sering kali kamu menjadi tempat pilihan berlindung disaat terakhir. Sahabat, kekasih bahkan keluarga mampu meninggalkan dan berkhianat. Namun kamu? Slalu murah hati dan sabarr hingga memilih untuk tidak beranjak dariku.
Kadang saat melihat perjalananku selama hidup aku sering bertanya mau kau bawa kemana aku? Aku sulit mengerti untuk hal-hal yang seharus nya dapat aku pahami. Tapi aku hanya memohon ajari aku untuk percaya bahwa kau tidak akan pernah meninggalkanku. Kau membiarkanku melalui banyak hal. Kau juga membiarkanku mencicipi banyak pengalaman hidup yang kadang membuatku semakin menjauh darimu. Menjatuhkan ku pada berbagai ujian agar aku semakin kuat menjalani hidup. Membiarkan ku berjalan tanpa arah. Banyak orang yang kukenal, banyak tempat yang kudatangi dan jalan hidup terasa semakin tidak jelas. Sering kali pertanyaan yang sama kuajukan melalui do’a sebenarnya aku ini mau dibawa kemana? Kenapa kamu meluluskan ku dijurusan sains bukannya bahasa atau sikolog saja? Aah yaaa aku hanya berfikir mungkin saja ini yang terbaik bagiku, mungkin kau akan menolongku. Namun kenapa kau membiarkanku jatuh berkali-kali? Membuatku ragu apakah ini memang jalan yang benar?
Tolong ajarkan aku percaya bahwa kamu punya rencana terbaik untukku. Akan aku kurangi kegemaranku mengeluh disosial media. Curhat sana sini berharap akan ada yang memahami meski aku tahu akan sulit bagi mereka untuk mengerti yang tidak pernah mereka rasakan. Karena sesungguhnya padamu sudah cukup menjadi tempat sandaran. Akan aku lepaskan satu persatu pertanyaanku yang belum terjawab. Akan aku coba untuk menenangkan hati yang penuh kecemasan ini. Kemudian aku serahkan semua pertanyaan dan harapanku padamu. Aku akan diam hingga kau benar-benar memberi jawaban yang pasti padaku. Ini hakmu tuhan ingin membantuku bagaimana , dengan cara macam apa. Jika hidup ibarat roda ku tahu suatu saat kau akan menempatkan aku dibagian atas roda kehidupan. Aku hanya akan diam saja, mengikuti jalan cerita yang sudah kau tuliskan untukku. Kali ini aku akan belajar untuk lebih percaya dan berserah pada keMahaan-Mu
Terkadang mungkin aku menjadi hamba yang pembangkang dan sok tahu . sementara kau adalah jawaban paling akurat didunia. Tolong jangan berpaling dariku. Tolong terus bantu aku dan menjadi sandaran hingga akhir karena aku akan slalu membutuhkanmu hingga akhir hidupku.
Aku tahu tidak mudah menjadimu Tuhan , yang mengurusi banyak hal keluh kesah dari hambamu, apalagi hamba yang sering melupakan mu sepertiku. Hamba yang hanya mengingatmu ketika seluru dunia mengkhianati. Hamba yang disaat terakhir baru akan percaya bahwa kuasamu melebihi segalanya. Aku akan terus kembali dan kembali lagi padaMu. Tolong berikan pasangan terbaik yang mau berbagi banyak hal dengan ikhlas padaku. Entah siapa yang akhirnya akan aku bawa bersama menemuimu kamulah yang paling tahu untuk hal itu. Satu hal yang aku tahu kamu pasti akan memberikan pasangan terbaik yang akan membimbingku untuk lebih dekat padaMu Tuhan.
Tolong bantu aku mengerti hal-hal yang sulit bagiku. Tolong jangan pernah lelah mendengar keluhanku karena aku akan slalu kembali paadamu Tuhan..

Salam sayang,

Hambamu yang mencintaimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar