Aku teringat saat-saat indah
Kau hadir didepanku
Ada fantasi sesaat
Laksana raga polos yang indah
Didalam siksaan kesedihan yang tiada harapan
Terusik oleh imajinasi yang mengganggu
Terngiang-ngiang suaramu yang lembut ditelingaku
Aku masih bermimpi meihat wajahmu yang manis
Bertahun-tahun telah berlalu
Badai dan bencana silih berganti
Membuyarkan kenangan masa lalu
Akupun melupakan suaramu yang lembut
Juga bayang dirimu
Didalam kehidupan yang berliku-liku
Umurku pun bergulir secara perlahan
Tiada orang yang peduli, tiada naluri bersyair
Tiada air mata, tiada kehidupan dan tiada cinta
Jika sekarang aku mulai sadar
Saat ini muncul dirimu dihadapanku
Laksana fantasi sesaat
Laksana raga polos yang indah
Hatiku melompat-lompat kegirangan
Demi dia segalanya tersadarkan kembali
Ada orang yang peduli, ada naluri yang bersyair
Ada kehidupan, ada air mata, juga ada cinta
-Pushkin, Kuingat Saat Indah Itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar